post image
KOMENTAR

F: Bagaimana awal perjumpaan Ibu dengan Bapak hingga mantap memutuskan menikah?

LR: Awalnya kami dikenalkan oleh teman, sekitar 2 bulan setelah itu kami langsung menikah. Tidak pernah terpikir baru kenal orang terus langsung menikah. Bapak itu tipe orang yang ‘to the point’ tidak mau pacaran, kalau mau jadi istri segera menikah, dan kalau tidak mau ya sudah. Setelah berjalan beberapa waktu, dan beliau memiliki kriteria yang baik tanpa ada rapor merahnya, keluarga besar juga mendukung dan akhirnya kami menikah.

 

F: Seperti apa sosok Bapak di mata Ibu?

LR: Bapak itu orang yang tegas, disiplin, apa adanya, terbuka, pekerja keras dan orang yang paling mencintai kampungnya. Setelah menjadi istri Bupati, saya akhirnya menyadari kalau kita memilih pemimpin ternyata harus lihat istrinya juga. Karena ibarat pesawat, dengan dua mesin akan lebih cepat terbang dibandingkan hanya dengan satu mesin.

 

F: Pengalaman apa yang paling berkesan ketika menjadi pramugari?

LR: Menjadi Pramugari Kepresidenan adalah pengalaman paling berharga, harus disyukuri, dan paling berkesan. Dulu, Pramugari Kepresidenan direkrut dari Garuda, ada 50 orang. Setiap Presiden memiliki kesan tersendiri bagi saya.

 

F: Bagaimana seorang pramugari beradaptasi dengan kesibukan sebagai istri polisi lalu menjadi istri bupati?

Bulan Penuh Berkah dan Pemaafan

Sebelumnya

Rezeki Pekerjaan plus Syiar di Bulan Suci

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women World