post image
KOMENTAR

LR: Insya Allah saya orang yang cepat beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan. Perbedaannya hanya pada ruang lingkup tugas yang lebih luas. Sebagai Ketua PKK, saya adalah mitra Pemerintah dalam membangun daerah. Dengan program pokok 10 PKK yang sekarang dijalankan, istilahnya dari orang bangun sampai tidur, dari orang melahirkan sampai kematian, semua ada dalam 10 program PKK. Lebih ada tanggung jawabnya, bukan hanya sebagai panggilan jiwa. SK-nya dari Kementerian, jadi sudah ada Tupoksi-nya (Tugas pokok dan fungsi), dan kegiatannya sudah jelas.

 

F: Hal apa yang menjadi perhatian Bapak dan Ibu di Pesisir Selatan?

LR: Ketika pertama kali datang ke sana, masalah yang paling banyak ditemui adalah masalah kemiskinan, gizi buruk, dan pengangguran.

 

Masalah gizi buruk termasuk kategori gizi sangat buruk yang disertai oleh penyakit lain. Tercatat di Dinas Kesehatan ada 11 anak dengan gizi sangat buruk, 60 gizi buruk, dan sekitar 350-an dengan gizi kurang. Menurut saya, selama ini bantuan yang diberikan dinas terkait kurang maksimal karena hanya mampu mengatasi masalah tersebut dalam tiga bulan. Akhirnya kami mengajukan proposal ke satu yayasan muslim terbesar di Amerika, yaitu Saleema Foundation.

 

Untuk pengidap gizi yang sangat buruk dibantu mulai dari pengobatan, disiapkan dokter spesialis anak, selama dua minggu semua anak di masukkan ke rumah sakit dan dipantau kesehatan mereka. Orangtuanya dibiayai untuk transportasi dan diberi uang saku selama di rumah sakit. Ketika pulang, rumahnya sudah dibedah, diberi bebek dan ayam untuk usaha, diberi modal kerja. Kemudian ada bantuan gizi setiap bulan selama satu tahun, dengan harapan dalam satu tahun anak-anak sudah sehat dan usaha orangtua sudah berjalan. Adapun penyakit penyerta gizi sangat buruk diobati sampai maksimal.

 

F: Jika bicara pariwisata, bagaimana melibatkan masyarakat untuk memajukannya?

Bulan Penuh Berkah dan Pemaafan

Sebelumnya

Rezeki Pekerjaan plus Syiar di Bulan Suci

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women World