post image
KOMENTAR

New Mosque

Selanjutnya, ada Yeni Cami alias New Mosque yang terletak sangat strategis di tepi Sungai Golden Horn. Yeni Cami dibangun tahun 1597 oleh Sultana Safiye, permaisuri dari Sultan Murad III yang kemudian menjadi Valide Sultan (Ibu Suri) Sultan Mehmed III. Pembangunan masjid ini terhenti karena krisis ekonomi dan politik pada tahun 1603 saat kematian Sultan Mehmed III.

Penerusnya, Sultan Ahmed I, tidak berniat meneruskan pembangunan karena dianggap pemborosan. Akhirnya, pada tahun 1660, setelah peristiwa kebakaran besar Istanbul, pembangunannya diteruskan bersamaan dengan pembangunan Spice Bazaar (Pasar Bumbu) di sebelahnya. Masjid ini bisa diselesaikan 3 tahun kemudian dan diberi nama baru Yeni Valide Sultan Cami.

Terletak di sisi selatan tepi Sungai Golden Horn (lebih tepatnya teluk) yang merupakan cabang dari Selat Bosphorus yang membelah kota Istanbul menjadi bagian Asia dan Eropa, masjid ini bisa dijangkau dengan trem dengan berhenti di stasiun Eminonu. Yang unik dari masjid ini adalah banyaknya burung merpati di depan masjid. Bahkan, ada semacam gardu tempat orang-orang bisa membeli makanan burung untuk dibagikan ke burung-burung liar tadi.

Masjid Suleymaniye

Menuntaskan safari masjid di Istanbul dengan berkunjung ke masjid terbesar yaitu Masjid Suleymaniye. Masjid ini tidak bisa dijangkau dengan trem. Stasiun trem terdekat adalah Laleli Universite. Dari sini, Anda masih harus berjalan kaki kira-kira 30 menit.

Suleymaniye Cami adalah masjid terbesar dan termegah di Istanbul yang didesain oleh arsitek handal Mimar Sinan atas perintah Sultan Suleymaniye (Sulaiman) yang Agung (Suleyman the Magnificent). Sultan Sulaiman adalah salah satu Sultan terbaik Turki yang dapat menghantarkan Kesultanan Turki untuk kembali mencapai masa kejayaan Islam.

Pembangunan dimulai pada tahun 1550 dan selesai tahun 1558. Terletak di Bukit Ketiga (Third Hill), masjid ini terlihat sangat berwibawa dengan pemandangan kota Istanbul yang luas di sekelilingnya. Masjid ini merupakan perpaduan arsitektur Byzantium dan Islam dengan menara yang tinggi dan ramping serta kubah besar seperti kubah pada Hagia Sophia.

Tinggi menara mencapai 72 meter, tertinggi dari semua masjid di Istanbul, sementara diameter kubah mencapai 26 meter, masih lebih kecil dari Hagia Sophia yang mencapai 31 meter. Menara memiliki 10 galeri yang menandakan bahwa Sultan Suleyman I adalah Sultan kesepuluh dari Kekhalifahan Utsmaniyah. (F)

 

Pesona State Grand Mosque Qatar

Sebelumnya

Tarian Nasional Indonesia Pukau Warga Denmark dalam Indonesian Bazaar and Cultural Day 2019 Kopenhagen

Berikutnya

KOMENTAR ANDA