post image
KOMENTAR

TIDAK hanya tubuh manusia yang membutuhkan medical check-up secara teratur, keuangan kita pun membutuhkan checkup rutin agar kondisi finansial selalu stabil.

Apa itu financial check-up? Menurut Mike Rini Sutikno, CFP, Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, financial check-up adalah sebuah kegiatan mengukur tingkat kesehatan keuangan seseorang atau sebuah keluarga. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi, mengecek, juga mengetes kinerja pada satu kurun waktu tertentu, terhadap performa individu atau keluarga dalam pengelolaan sumber-sumber keuangannya.

Dengan melakukan financial check-up, akan diketahui seberapa baik atau seberapa buruk kondisi keuangan seseorang/ keluarga dari waktu ke waktu. Sekaligus, mengetahui seberapa jauh atau dekatnya ia dengan tujuan keuangannya. Ini mengartikan bahwa financial check-up sangat penting dilakukan agar seseorang selalu on track antara rencana keuangan daengan pengelolaan keuangan di kehidupan sehari-hari. Financial check-up idealnya rutin dilakukan dalam setahun sekali.

Mike Rini menjelaskan bahwa financial check-up menggunakan alat tes berupa rasio-rasio keuangan seperti:

  1. Rasio nilai kekayaan bersih; yaitu pengukuran jumlah total harta dikurangi total utang.
  2. Rasio utang terhadap harta; yaitu pengukuran total utang terhdap total harta.
  3. Rasio tabungan; yaitu perbandingan antara jumlah setoran tabungan bulanan dengan penghasilan bulanan.
  4. Rasio cicilan utang; yaitu perbandingan jumlah cicilan utang bulanan dengan penghasilan bulanan.
  5. Rasio likuiditas; yaitu perbandingan jumlah harta dalam bentuk setara uang tunai (cash) degnan pengeluaran bulanan.

Nah, jika Anda ingin kondisi keuangan Anda tidak mudah goyah bahkan di saat banyak membutuhkan pengeluaran tak terduga, jangan tunda financial check-up ini agar kestabilan keuangan selalu terjaga dan mendekatkan Anda pada tujuan bebas finansial di masa depan. (F)

Sudahkah Perempuan Berdaya?

Sebelumnya

Islam Bertumbuh Pesat di Rusia

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel The Point