post image
KOMENTAR

F: Sejauh mana cakupan IPEMI di pelosok daerah?

IK: IPEMI masuk hingga ke desa karena kami sadar bahwa peningkatan kualitas perempuan di area grassroot sangat penting. Ada eksploitasi, banyak perempuan yang bekerja di pabrik dengan honor di bawah UMR, pulang ke rumah harus melayani suami dan anak, belum lagi mendapat perlakuan kasar dari suami yang merasa egonya runtuh karena istri yang menafkahi keluarga sementara dia menganggur.

IPEMI berusaha memperkuat perempuan dengan keterampilan wirausaha agar seorang istri atau ibu tidak perlu bekerja di luar rumah. Dengan usaha kuliner, menjahit, atau membuat kerajinan di rumah, ia bisa mendapat penghasilan. Ini yang disebut home industry. Yang terpenting ada kemauan dan mereka bisa mengakses dengan mudah permodalan dan pemasaran berjalan baik. Ini yang IPEMI lakukan.

IPEMI juga menyesuaikan konsep wirausaha dengan kebudayaan lokal. Artinya, sebisa mungkin membuat usaha dengan materi yang merupakan kekayaan alam dan budaya daerahnya.

F: Apakah IPEMI luar negeri menjalankan program yang sama dengan di Indonesia?

IK: Ya. Saya sudah crosscheck bahwa IPEMI di luar negeri bukan hanya struktur tanpa aksi. Di Brunei misalnya, sering digelar sharing dan pelatihan oleh pengusaha kepada WNI di sana yang baru memulai atau baru ingin melangkah ke dunia wirausaha. Di sana, kami disupport oleh Kedutaan Besar. Itu contoh konkret IPEMI mendukung pemerintah dalam hal pemberdayaan perempuan.

F: Seperti apa enterpreneurship yang digelorakan IPEMI?

IK: IPEMI tidak hanya mengajarkan keterampilan untuk memproduksi, tapi juga bagaimana manajemen dan pemasarannya. Salah satunya, kami bekerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UKM. Termasuk juga dengan IPEMI di luar negeri, jaringan ini kami manfaatkan untuk para anggota, termasuk mengakomodasi permintaan untuk produk-produk Indonesia mengisi pameran di luar negeri. Sekaligus mengedukasi para pengusaha Indonesia di luar negeri agar proses produksi dapat dilakukan di tanah air. Dengan demikian, para anggota dapat memahami seluk-beluk bisnis secara keseluruhan.

Baru-baru ini kami juga bekerja sama dengan BPOM untuk pelatihan membuat makanan sehat. Pelatihan ini diadakan karena banyak anggota IPEMI yang menekuni bisnis kuliner. Mereka harus tahu makanan sehat itu bagaimana pengolahannya, juga seputar standar dan sertifikasi BPOM.

F: Mengapa IPEMI begitu serius menanamkan pentingnya wirausaha kepada perempuan Indonesia?

Menggenggam Hidayah Islam

Sebelumnya

Bersama Suami Mengejar Ridha Ilahi

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Artikel Women World